Berbeda dengan bahasa Indonesia dan bahasa-bahasa asing lainnya, cara pengucapan pada bahasa Jepang boleh dibilang unik. Maka dari itu pada pelajaran kali ini kita akan mempelajari cara baca dan pengucapan bahasa Jepang.

  1. Pengucapan Panjang

Di dalam bahasa Jepang dikenal panjang pendek dalam pengucapan. Hal itu mempengaruhi arti, maka dari itu kita harus hati-hati dalam mengucapkannya. Adapun kata-kata yang harus diucapkan panjang biasanya diberi tanda garis diatas pada huruf tersebut. Contohnya:

  1. Pengucapan “U” Pada Akhir Kalimat

Dalam bahasa Jepang, kata-kata yang mempunyai akhiran “u” dibaca tipis bahkan hampir tidak terbaca sama sekali. Coba perhatikan contoh kata-kata dibawah ini:

  1. Penggunaan “n” di tengah kalimat

Untuk kalimat yang mempunyai “n” ditengahnya, maka dibaca “m”. Coba perhatikan contoh kata di bawah ini:

  1. Penggunaan Huruf “n” dalam Akhir Kalimat

Untuk kata-kata yang mempunyai akhiran “n” dibaca “ng”dalam bahasa Indonesia. Coba perhatikan contoh kata di bawah ini yang menggunakan akhiran “n” :

Khusus di blog saya ini, pada beberapa contoh kalimat, anda dapat melihat satu atau beberapa huruf yang diberi coret merah, maka huruf itu jangan dibaca, sehingga memudahkan anda untuk belajar cara baca yang benar. Contohnya lihat gambar berikut :


0 Responses to “Aturan Baca Dalam Bahasa Jepang”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Juli 2017
S S R K J S M
     
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Bulan

Recent Entries


%d blogger menyukai ini: